Tinjauan Setahun: 2023
Di halaman ini
2023 adalah tahun awal yang baru. Kota baru, jenjang baru, bidang baru, teman baru — sebagian besar yang akrab di 2022 tergantikan. Anehnya terasa lebih tenang ketimbang kacau. Ini ceritanya.
Sekolah
Saya diterima di Universitas Telkom untuk magister, dan keputusan itu menata ulang segalanya. Sarjana saya software engineering; S2 saya data science — jadi sebagian besar tahun ini soal melepas naluri lama dan menyerap statistika, pemodelan, serta cara berpikir yang benar-benar baru soal masalah.
Ritme pascasarjana ternyata cocok buat saya. Saya melewati ujian akhir semester, mengambil libur, dan perlahan berhenti merasa seperti turis di program studi sendiri.
Kerja & program
Dua hal besar di luar perkuliahan:
- GIGIH 3.0 (Generasi GIGIH) — mendaftar, diterima, dan menjalani program selama enam bulan. Kelulusannya diadakan di kantor Gojek, terasa seperti tonggak yang pantas.
- FGA Google IT Support — kursus tiga bulan yang saya daftar dan selesaikan.
Di antara keduanya, 2023 diam-diam jadi tahun saya mengumpulkan sertifikat dan kebiasaan yang membuat peralihan ke data science terasa nyata, bukan sekadar teori.
Hidup
Perpindahannya sendiri adalah ceritanya: Surabaya ke Bandung. Kos baru, rutinitas baru, semuanya baru. Bandung ternyata kota yang mudah untuk memulai — udara lebih sejuk, kopi enak, ritme yang santai. Saya dapat lingkaran teman pascasarjana yang solid, dan itu membuat kota baru mana pun terasa seperti rumah lebih cepat dari apa pun.
Saat Lebaran saya pulang ke Sorong sekitar sepuluh hari, lalu langsung balik ke Bandung untuk ujian akhir semester. Belakangan, libur lagi ke rumah. Ulang-alik Bandung–Sorong mulai jadi bagian tetap hidup saya.
Jalan-jalan
Ini terutama tahun menjelajahi Bandung dan sekitarnya:
- Gedung Sate, Lapangan Gasibu, Kiara Artha Park
- Lembang — Orchid Forest
- Kafe-kafe di Dago Atas (pemandangannya sepadan dengan perjalanannya)
- Kota Baru Parahyangan
- Vila di Lembang bareng teman untuk merayakan selamat dari satu semester
Hobi & game
Masih main Valorant — naik ke Plat 2, saya terima itu. Baca Clean Code (Robert C. Martin, dengan kata pengantar oleh James O. Coplien), yang sungguh mengubah cara saya memandang kode sendiri; beberapa kalimatnya masih nempel di kepala. Saya juga datang ke Google DevFest pertama saya (GDG Bandung 2023) — berada di ruangan penuh orang yang membangun sesuatu itu bahan bakar tersendiri. Steam year in review saya menyimpan jam mainnya.
Perkakas
Satu pembelian yang mengalahkan semua: MacBook Air M2. Saya masih suka memandanginya begitu saja. Di luar gengsi, laptop ini membuat perpindahan antara kuliah, GIGIH, dan proyek sampingan benar-benar mulus.
Yang dibawa ke 2024
- Perdalam data science — tahun ini baru jalan masuknya, bukan tujuannya.
- Jaga energi DevFest: hadir di tempat para pembangun berkumpul.
- Mulai tesis sebelum tesis yang memulai saya.
Saya menutup tahun dengan cara favorit — makan-makan bareng teman saat tahun baru, di kota yang sudah tak terasa asing. 2023 adalah reset, dan berhasil.
Komentar