~/notes/year-in-review-2022.mdx

Cari blog, catatan, dan gist

    ↑↓ navigate openesc close
    EN
    ~/notes/year-in-review-2022
    ENID

    Tinjauan Setahun: 2022

    31 Des 20222 mnt baca#catatan#tinjauan
    Di halaman ini

    Menulis ini dari Sorong, pulang kampung untuk tahun baru. 2022 adalah tahun ketika babak sarjana akhirnya berakhir — dan jujur, tahun pertama saya merasa benar-benar dewasa. Begini ceritanya.

    Sekolah

    Semester delapan. Semuanya mengarah ke satu hal: skripsi.

    Sebagian besar paruh pertama tahun ini isinya cuma skripsi — membaca, membangun, menulis ulang, ragu-ragu. Lalu sidang, yang berbulan-bulan saya takuti dan ternyata justru jadi momen paling tenang begitu saya benar-benar mulai bicara. Saya berhasil. Beberapa bulan kemudian, wisuda — toga, foto, semuanya. Empat tahun Informatika di Universitas Surabaya, selesai.

    Setelah itu, saya mulai menyiapkan berkas untuk sekolah pascasarjana (S2). Ternyata belum siap berhenti jadi mahasiswa.

    Hidup

    Yang besar di rumah: ibu saya operasi lutut. Melihat orang tua melewati hal seperti itu langsung menyusun ulang apa yang kita anggap penting.

    Saat Lebaran saya mudik jauh ke kampung halaman — Tidore dan Ternate, Maluku Utara. Ada ketenangan khas saat pulang ke tempat asal keluarga, makan makanan yang rasanya seperti masa kecil, dan mengingat bahwa kita berasal dari suatu tempat. Lalu, di akhir tahun, kembali ke Sorong untuk liburan.

    Jalan-jalan

    • Bromo, Februari. Dingin, gelap, bangun kepagian yang keterlaluan, dan sepenuhnya sepadan. Matahari terbitnya jadi klise karena memang seindah itu.
    • Jakarta, lima hari. Hadiah untuk diri sendiri setelah kelar skripsi. Tanpa agenda, cuma menikmati kota.
    • Tidore & Ternate. Mudik — separuh jalan-jalan, separuh pulang kampung.

    Hobi & game

    Tahun ini mulai main biliar — ada yang menenangkan dari membidik satu tembakan. Juga serius main Valorant dan hasilnya kelihatan: tembus Gold 3. Bukan angka pro, tapi setiap rank saya usahakan sendiri.

    Lalu sepak bolanya. Argentina juara Piala Dunia, artinya sang GOAT akhirnya mengangkat trofi itu. Menonton Messi mendapatkan akhir ceritanya adalah momen olahraga terbaik yang pernah saya tonton langsung — tak malu mengakui saya sampai terharu. Steam year in review saya menyimpan sisa “kerusakannya”.

    Perkakas

    Meja dapat peningkatan serius. Keyboard Logitech G213 dan mouse G402 baru, di atas monitor LG yang generik banget tapi cukup. Akhirnya ganti HP juga — Samsung Galaxy A52s 5G — dipasangkan dengan Galaxy Watch 4 Classic, yang langsung bikin saya sok rajin menutup cincin aktivitas.

    Yang dibawa ke 2023

    • Lolos ke pascasarjana, dan benar-benar berkomitmen pada perubahan yang menyertainya.
    • Pertahankan hobi yang bisa mematikan otak sejenak — biliar, latihan aim, apa pun.
    • Lebih sering telepon rumah. Tahun ini menegaskan itu.

    2022 adalah tahun saya menyelesaikan sesuatu yang besar dan mengizinkan diri menikmatinya. Apa pun jadinya S2 nanti, saya melangkah masuk lebih ringan dari dugaan.

    Komentar